PANDEGLANG:
"Tinggal datang saja ke lokasi pekerjaan yang sedang berjalan saat ini, disitu nampak terlihat jelas oleh kasap mata langsung, baik dari kabel listrik besar warna orange, ga tau itu siapa yang mengerjakan dan tahun berapa? Artinya kedalaman tanam kabel belum satu meter sudah nampak" ungkap Oyk (nama disamarkakn) kepada awak Media, Kamis (13/6/2024).
"Termasuk kabel jaringan internet yang tidak jelas milik profaider apa dan siapa berantakan sekali seperti mie rebus diangkat keatas, selain itu jalur pipa PDAM juga apakah sesuai SOP dan penanganan cepat agar tidak menghambat aktivitas umum, apakah semua pihak-pihak berfikir akan dampak yang terjadi..?, diem-diem bae" ujar Oyk dengan nada kesalnya.
Hal serupa dikatakan 'Eth' warga Desa Kalanganyar Kecamatan Labuan, Ok menilai Pelaksana Proyek pengerjaan normalisi ssaluran air yang sedang dikerjakan dijalur jalan tersebut dianggap belum siap bekerja dan seperti bukan pelaksana proyek.
"Karena jika memang dia pelaku pelaksana proyek tentunya tau betul apa yang namanya pra kontruksi, artinya sebelum pekerjaan dimulai segala sesuatunya dipersiapkan terlebih dahulu, entah itu persiapan alat, persiapan bahan material berikut izin penyimpanan bahan material, tapi itu tidak sama sekali sok preman sok jawara sok kebal hukum" ujar Eth yang menambahkan ungkapan MR.
"Bukan hanya itu, terbukti juga saat awal pekerjaan dimulai, belum adanya koordinasi yang matang dengan unsur muspika berikut pemdes setempat tapi kerjaan sudah dimulai, aneh nganggap orang Labuan patung, tidak punya adab dan tatakrama, termasuk matrial paving blok awal yang dibongkar itu mau dikemanakan" terang Eth.
"Selain itu, hal yang dianggap berkaitan penting juga yang menyangkut keselamatan itu tidak ada persiapan, contoh ketika naik ramai di media soal APD pekerja baru diadakan, ketika sudah ramai di media soal penerangan jalan baru diadakan termasuk jalur pembatas jalan juga tidak ada yang dihawtirkan ada pengendara kecelakaan itu baru ada setelah ramai berita di media" tegas Eth.
"Emangnya wartawan mandor kuli bangunan ha ha, harus ada info dulu harus ramai dulu baru turun penanganan dari Bos proyeknya saya minta pemerintah terkait lebih selektif dalam memberikan pekerjaan terhadap perusahaan atau pelaksana proyek karena berkaitan dengan warga, lingkungan setempat, berikut kebutuhan kerja itu harus dipersiapkan sebelumnya, ini jalan nasional bukan jalan lingkungan" pungkasnya.
Autor: Mul





0 Komentar untuk "Pekerjaan Perbaikan Saluran Air Jalan Nasional Ciateul Labuan Pandeglang, Ungkap Semua kejanggalan Proyek"