Salah Satu Pekerja Galian Batu Tewas Tertimpa Batu Besar di Lokasi Diduga Ilegal di Desa Ciakar Kecamatan Gunung Kencana

Print Friendly and PDF



SuaraPeradilanNews.Net

Lebak - Senin, (09/02/2026).  Sebuah kecelakaan kerja tragis kembali merenggut nyawa seorang pekerja Bernama (Ubad) 35 Warga Desa Ciakar, di Lokasi galian batu Milik Oknum Inisial (UI), Warga Desa Ciakar, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak.


Seorang buruh galian batu dilaporkan meninggal dunia di tempat setelah tertimpa batu berukuran besar di sebuah lokasi galian batu yang diduga ilegal, tepatnya di Desa Ciakar, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, pada Hari Senin 09 Pebruari 2026, Sekitar Pukul 09:00 WIB.


Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, korban tengah melakukan aktivitas penggalian batu seperti biasa. Namun nahas, tiba-tiba batu besar dari tebing galian runtuh dan langsung menimpa tubuh korban. Akibat benturan keras dan tertimbun material batu, korban mengalami luka parah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.


Warga setempat menyebutkan bahwa aktivitas galian batu di lokasi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan diduga kuat tidak mengantongi izin resmi dari instansi berwenang. Ironisnya, meski aktivitas tersebut berisiko tinggi dan rawan kecelakaan, pengawasan dari pihak terkait terkesan lemah, bahkan nyaris tidak terlihat.


“Sudah lama ada galian di sini, tapi sepertinya tidak pernah ada pengawasan. Baru sekarang ada korban jiwa, Kejadian Itu Pada hari Senin sekira Pukul 9 Terus Baru bisa di evakuasi Jam 2 Siang, Itupun Memakai alat berat, karena Batunya sangat Besar," ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.


Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan kerja di sektor pertambangan rakyat yang minim standar keselamatan. Tidak adanya alat pelindung diri, sistem pengamanan tebing, serta pengawasan teknis menjadi faktor utama yang kerap memicu tragedi serupa.


Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta dinas terkait untuk segera turun tangan, menutup dan menindak tegas lokasi galian batu yang diduga ilegal tersebut. Jangan sampai nyawa pekerja terus menjadi korban akibat pembiaran dan kelalaian pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah daerah terkait status legalitas galian batu tersebut serta langkah hukum yang akan diambil pascakejadian tragis ini.


Peristiwa ini menjadi alarm keras bahwa aktivitas pertambangan tanpa izin dan tanpa standar keselamatan bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mempertaruhkan nyawa manusia.


Awak media Masih Berusaha Mengonfirmasi pihak-pihak Terkait Guna mendapatkan hak jawab agar pemberitaan Berimbang.


0 Komentar untuk "Salah Satu Pekerja Galian Batu Tewas Tertimpa Batu Besar di Lokasi Diduga Ilegal di Desa Ciakar Kecamatan Gunung Kencana"

Back To Top